Menggugat Negara: Rasionalitas Demokrasi, Ham dan Kebebasan
Diterbitkan oleh European Union dan PBHI
ISBN:979-97208-2-6
365 halaman
Buku ini menyajikan penjelajahan atas demokrasi dan hak asasi manusia, yang secara spesifik mengupas tentang pemasungan hak keebasan berekspresi di Indonesia.
Buku yang merupakan hasil studi regulasi PBHI, melihat pola pemasungan kebebasan berekspresi telah dilegitimasi oleh UU no. 9 tahun 1998, UU yang sejatinya dapat memberdayakan masyarakat justru malah sebaliknya hak-hak kebebasan tersebut dibelenggu.
Dilengkapi pula dengan monitoring PBHI terhadap beberapa kasus yang berkaitan dengan kebebasan berekspresi yang menjadi dasar argumentasi PBHI dalam melakukan advokasi hak asasi manusia.
Karena itu, buku ini layak dijadikan bahan rujukan bagi aktivis, legislator, pengamat politik, mahasiswa untuk menyuarakan kebebasan berekspresi
Penulis: Emilianus Afandi Laggut, SH
Tim Peneliti: M. Sauqillah, Erasmus Cahyadi
Buku ini bisa dimiliki dengan mengganti ongkos cetak sebesar Rp. 20,000
Pers Release
JANGAN BIARKAN SPEKULASI PUBLIK LEBIH CEPATUT diakui dan perlu untuk memperoleh apresiasi, bahwa setelah menguatnya desakan publik terhadap percepatan kinerja aparat penegak hukum, satu per satu “kasus-kasus besar” yang pada awalnya sempat memunculkan pesimisme publik ... Administrator | Tuesday, 7 February 2012 READMORE |
Jauhkan Korban Narkotika (Pengguna) dariSejak UU No 35 tahun 2009 tentang narkotika yang memberikan jaminan pengaturan rehabilitasi bagi penyalahguna dan pecandu narkotika diberlakukan, ternyata banyak hal yang tidak diimplementasikan dengan baik. Ruang tahanan dan ... Administrator | Wednesday, 1 February 2012 READMORE |
Tarik Pasukan Densus dari BimaPerhimpunan Bantuan Hukum dan Hak Asasi Manusia Indonesia (PBHI) meminta Komandan atau penanggung jawab Datasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror untuk menarik pasukannya dari Bima yang sudah diturunkan untuk melakukan ... Administrator | Saturday, 28 January 2012 READMORE |
Penangkapan dan Penahanan Warga Bima MePenggunaan kekuatan Kepolisian dalam merespons tuntutan masyarakat terhadap dikeluarkannya Ijin Usaha pertambangan kepada PT. Sumber Mineral Nusantara tidak hanya terhenti kepada penggunaan kekerasan fisik dan senjata api yang menewaskan 3 ... Administrator | Tuesday, 17 January 2012 READMORE |
|
More in: Pers Release |
- + 1 |


